Kewajiban seorang Muslimah

Wanita Islam merupakan bagian dari masyarakat yang tidak dapat dipisah-kan dan mempunyai posisi yang sangat penting. Ia mempunyai kewajiban terhadap Allah, dirinya sendiri, keluarga, lingkungan dan terhadap Islam. Pada kali ini akan sedikit dibahas tentang kewajiban seorang muslimah terhadap dirinya sendiri, lingkungan dan Islam.

Kewajiban Terhadap Diri Sendiri

Kewajiban seorang muslimah terhadap dirinya adalah berhias dengan akhlaq yang mulia sebagai cermin dari keimanan yang ada di dalam dirinya.

Diantara akhlaq mulia yang harus dimiliki seorang muslimah adalah  :

1. Hati yang lembut dan perasaan yang sensitif.

Rasulullah sebagai panutan bagi seluruh umat Islam terkenal mempunyai hati yang sangat lembut.

2. Jujur.

Sifat ini mutlak harus ada pada diri setiap muslimah. Jujur dalam bersikap sehari-hari, selalu berhati-hati dengan segala ucapannya agar lidahnya tidak tergelincir pada perkataan yang dusta. Baca lebih lanjut

Iklan

7 macam kewajiban yang melekat pada orang Muslim

Dalam agama islam telah ditetapkan bahwa islam adalah agama rahmatan lil alamin, agama yang penuh kasih sayang. Hal ini seperti yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW dan yang telah di wahyukan oleh ALLAH SWT. Adanya pengaturan yang berhubungan dengan Tuhan yaitu Hablum minallah, dengan manusia Hablum minannas, serta dengan keberadaan alam semesta Hablum minal a’lam…
Tak lepas dari konteks tersebut, tentang rahmatan lil alamin agama islam juga mewajibkan setiap mukmin atau muslim yang sebagaiman telah diatur dalam Al-Quran.
Yaitu ada 7 kewajiban seorang muslim
1. Menjawab salam : menjawab salam mempunyai hukum yang wajib karena kita telah didoakan keselamatan bagi orang yang telah memberikan salam. Untuk itu kita wajib menjawabnya dengan maksud untuk mendapatkan berkah doanya serta mendoakan kembali kepada yang memberikan salam.
2. Menjenguk orang sakit : menjenguk orang sakit adalah bagian atau salah satu hal yang dapat dilakukan untuk saling memberi semangat sekaligus mengingatkan bahwa menjaga jasmani adalah sebagian dari iman. Baca lebih lanjut

12 cara menjaga Iman

1. Terus-menerus membaca surah atau ayat-ayat al-Quran setiap hari semampunya, atau mendengarkan suara lantunan al-Quran dengan hati yang khusyuk, penuh renungan, dan tafakur. Karena di dalam al-Quran terdapat bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, petunjuk, dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Dan apabila dibacakan al-Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat(QS al-A’raf: 203-204)

Hal itu karena “Tidak seorang pun yang berteman dengan al-Quran, kecuali al-Quran itu akan melakukan penambahan atau pengurangan, yaitu penambahan dalam petunjuk atau pengurangan dari kebutaan. Ketahuilah bahwa tidak ada kefakiran bagi seseorang setelah dia (berteman) dengan al-Quran, dan tidak ada kekayaan yang lebih besar bagi seseorang setelah dia (berteman) dengan al-Quran. Karena itu, obatilah penyakit-penyakit kalian dengannya, mintalah bantuan untuk melindungi diri kalian dengannya. Sungguh di dalam al-Quran terdapat penyembuh untuk penyakit terbesar, yaitu kekafiran, kemunafikan, kesalahan dan kesesatan. Dengan demikian, maka mintalah kepada Allah dengannya, menghadaplah kepada-Nya dengan mencintainya. Janganlah sekali-kali kalian meminta kepada makhluk-Nya dengan al-Quran. Sungguh tidak ada hamba yang dapat menghadap kepada Allah seperti halnya orang yang menghadap-Nya dengan al-Quran. Ketahuilah, al-Quran adalah pemberi syafaat dan berkata jujur. Barangsiapa yang diberikan syafaat oleh al-Quran kepadanya di hari Kiamat, maka dia pasti akan mendapat syafaat dari Allah.”1 Baca lebih lanjut